Rabu, 28 Januari 2015

Fwd: (e-RH) Januari 29 -- MELIHAT KULIT LUAR

. Rabu, 28 Januari 2015

---------- Pesan Terusan----------
Dari: "e-RH" <owner-i-kan-akar-renungan-harian@hub.xc.org>
Tanggal: 28 Jan 2015 23:23
Subjek: (e-RH) Januari 29 -- MELIHAT KULIT LUAR
Kepada: "e-RH" <i-kan-akar-renungan-harian@hub.xc.org>
Cc:

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                          e-Renungan Harian
     Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Kamis, 29 Januari 2015
Bacaan : Rut 4:1-17
Setahun: Keluaran 35-37
Nats: Lalu Boas mengambil Rut dan perempuan itu menjadi isterinya dan
      dihampirinyalah dia. Maka atas karunia TUHAN perempuan itu
      mengandung, lalu melahirkan seorang anak laki-laki. (Rut 4:13)

Judul:

                          MELIHAT KULIT LUAR

  Ketika ia berusia 7 tahun, keluarganya diusir dari rumah karena
  masalah hukum. Pada usia 9 tahun, ibunya meninggal. Ia kehilangan
  pekerjaan yang sangat dibutuhkan pada usia 22 tahun. Empat tahun
  kemudian, ia terjerat utang besar karena bermitra dengan orang yang
  salah. Pada umur 41 tahun, pernikahannya berantakan, bahkan anak
  laki-lakinya yang masih kecil meninggal. Ketika usianya memasuki
  hampir setengah abad, ia mencalonkan diri sebagai anggota senat
  untuk kesekian kalinya, dan lagi-lagi gagal. Tetapi, pada akhirnya,
  Amerika Serikat mengangkatnya menjadi Presiden. Ia tidak lain adalah
  Abraham Lincoln.



  Kebanyakan orang hanya melihat lapisan luar. Mereka kagum atau
  bahkan iri akan kesuksesan seseorang. Dan jarang melacak proses
  menuju puncak itu. Air mata. Perlakuan tidak adil. Kesepian. Rasa
  sakit. Hal itu tidak diperhitungkan. Apakah kita menganggap Rut
  sebagai perempuan paling beruntung sedunia karena dinikahi Boas,
  seorang pengusaha kaya raya? Mungkin kita berpikir, "Alangkah
  bahagianya dia, seorang janda namun dipinang oleh perjaka. Rut pasti
  senang bukan main, hidupnya yang kekurangan berubah jadi
  berkelimpahan." Kita lupa dengan kesetiaannya mengikut Naomi. Kita
  tidak memperhatikan keuletannya dalam bertahan hidup. Kita tidak
  menghitung berapa banyak air mata yang berlelehan.



  Hari ini kalau kita melihat keberhasilan seseorang, jangan buru-buru
  cemburu. Lihatlah lebih dalam. Perhatikan dengan saksama. Belajarlah
  dari proses yang dialaminya. --Imelda Saputra /Renungan Harian

     JIKA RUMPUT DI HALAMAN TETANGGA KITA TERLIHAT LEBIH HIJAU,
               PASTILAH BIAYA PERAWATANNYA LEBIH BESAR.

e-RH Situs:                                  http://renunganharian.net
e-RH arsip web:        http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2015/01/29/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
                      https://www.facebook.com/groups/renungan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab:                     http://alkitab.sabda.org/?Rut+4:1-17

  Rut 4:1-17

   1  Boas telah pergi ke pintu gerbang dan duduk di sana. Kebetulan
      lewatlah penebus yang disebutkan Boas itu. Lalu berkatalah Boas:
      "Hai saudara, datanglah dahulu ke mari, duduklah di sini." Maka
      datanglah ia, lalu duduk.
   2  Kemudian dipilihnyalah sepuluh orang dari para tua-tua kota itu,
      dan berkata: "Duduklah kamu di sini." Maka duduklah mereka.
   3  Lalu berkatalah ia kepada penebus itu: "Tanah milik kepunyaan
      saudara kita Elimelekh hendak dijual oleh Naomi, yang telah
      pulang dari daerah Moab.
   4  Jadi pikirku: baik juga hal itu kusampaikan kepadamu sebagai
      berikut: Belilah tanah itu di depan orang-orang yang duduk di
      sini dan di depan para tua-tua bangsa kita. Jika engkau mau
      menebusnya, tebuslah; tetapi jika engkau tidak mau menebusnya,
      beritahukanlah kepadaku, supaya aku tahu, sebab tidak ada orang
      yang dapat menebusnya kecuali engkau, dan sesudah engkau: aku."
      Lalu berkatalah ia: "Aku akan menebusnya."
   5  Tetapi kata Boas: "Pada waktu engkau membeli tanah itu dari
      tangan Naomi, engkau memperoleh Rut juga, perempuan Moab, isteri
      orang yang telah mati itu, untuk menegakkan nama orang itu di
      atas milik pusakanya."
   6  Lalu berkatalah penebus itu: "Jika demikian, aku ini tidak dapat
      menebusnya, sebab aku akan merusakkan milik pusakaku sendiri.
      Aku mengharap engkau menebus apa yang seharusnya aku tebus,
      sebab aku tidak dapat menebusnya."
   7  Beginilah kebiasaan dahulu di Israel dalam hal menebus dan
      menukar: setiap kali orang hendak menguatkan sesuatu perkara,
      maka yang seorang menanggalkan kasutnya sebelah dan
      memberikannya kepada yang lain. Demikianlah caranya orang
      mensahkan perkara di Israel.
   8  Lalu penebus itu berkata kepada Boas: "Engkau saja yang
      membelinya." Dan ditanggalkannyalah kasutnya.
   9  Kemudian berkatalah Boas kepada para tua-tua dan kepada semua
      orang di situ: "Kamulah pada hari ini menjadi saksi, bahwa
      segala milik Elimelekh dan segala milik Kilyon dan Mahlon, aku
      beli dari tangan Naomi;
  10  juga Rut, perempuan Moab itu, isteri Mahlon, aku peroleh menjadi
      isteriku untuk menegakkan nama orang yang telah mati itu di atas
      milik pusakanya. Demikianlah nama orang itu tidak akan lenyap
      dari antara saudara-saudaranya dan dari antara warga kota.
      Kamulah pada hari ini menjadi saksi."
  11  Dan seluruh orang banyak yang hadir di pintu gerbang, dan para
      tua-tua berkata: "Kamilah menjadi saksi. TUHAN kiranya membuat
      perempuan yang akan masuk ke rumahmu itu sama seperti Rahel dan
      Lea, yang keduanya telah membangunkan umat Israel. Biarlah
      engkau menjadi makmur di Efrata dan biarlah namamu termasyhur di
      Betlehem,
  12  keturunanmu kiranya menjadi seperti keturunan Peres yang
      dilahirkan Tamar bagi Yehuda oleh karena anak-anak yang akan
      diberikan TUHAN kepadamu dari perempuan muda ini!"
  13  Lalu Boas mengambil Rut dan perempuan itu menjadi isterinya dan
      dihampirinyalah dia. Maka atas karunia TUHAN perempuan itu
      mengandung, lalu melahirkan seorang anak laki-laki.
  14  Sebab itu perempuan-perempuan berkata kepada Naomi: "Terpujilah
      TUHAN, yang telah rela menolong engkau pada hari ini dengan
      seorang penebus. Termasyhurlah kiranya nama anak itu di Israel.
  15  Dan dialah yang akan menyegarkan jiwamu dan memelihara engkau
      pada waktu rambutmu telah putih; sebab menantumu yang mengasihi
      engkau telah melahirkannya, perempuan yang lebih berharga bagimu
      dari tujuh anak laki-laki."
  16  Dan Naomi mengambil anak itu serta meletakkannya pada
      pangkuannya dan dialah yang mengasuhnya.
  17  Dan tetangga-tetangga perempuan memberi nama kepada anak itu,
      katanya: "Pada Naomi telah lahir seorang anak laki-laki"; lalu
      mereka menyebutkan namanya Obed. Dialah ayah Isai, ayah Daud.

Bacaan Alkitab Setahun:
        http://alkitab.sabda.org/?Keluaran+35-37
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Keluaran+35-37


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
                Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
          Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

 Diberkati? Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
     Donasi: Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

0 komentar:

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( =))

Posting Komentar

 
Namablogkamu is proudly powered by Blogger.com | Template by o-om.com