Rabu, 31 Desember 2014

Fwd: (e-RH) Januari 01 -- MESKIPUN SINGKAT

. Rabu, 31 Desember 2014


---------- Pesan terusan ----------
Dari: e-RH <owner-i-kan-akar-renungan-harian@hub.xc.org>
Tanggal: 31 Desember 2014 23.10
Subjek: (e-RH) Januari 01 -- MESKIPUN SINGKAT
Kepada: e-RH <i-kan-akar-renungan-harian@hub.xc.org>


e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                          e-Renungan Harian
     Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Kamis, 1 Januari 2015
Bacaan : 2 Tawarikh 27:1-9
Setahun: Kejadian 1-3
Nats: Ia berumur dua puluh lima tahun pada waktu ia menjadi raja dan
      enam belas tahun lamanya ia memerintah di Yerusalem. (2 Tawarikh
      27:8)

Judul:

                           MESKIPUN SINGKAT

 
David Brainerd adalah misionaris pelopor pekabaran Injil bagi suku
  Indian Amerika. Ketika usianya baru menginjak 29 tahun, ia menderita
  sakit parah. Menjelang saat-saat terakhir hidupnya, ia berkata,
  "Mengapa kereta-Nya tidak datang-datang juga? Saya sudah lama
  menantikan waktu untuk memuji dan memuliakan Tuhan bersama para
  malaikat di surga." Usianya memang terhitung singkat, namun bagi
  Brainerd hal itu tidak menjadi masalah sebab dalam sepanjang
  hidupnya ia telah melakukan yang terbaik bagi Sang Raja.



  Yotam berumur 25 tahun saat ia menjadi raja menggantikan ayahnya,
  Uzia. Alkitab mencatat bahwa sebagai raja di Yerusalem ia tidak
  bersenang-senang saja menikmati kekuasaannya. Sebaliknya, ia bekerja
  giat untuk Tuhan. Ia mendirikan banyak bangunan, mulai dari gerbang
  di rumah Tuhan, kota-kota di pegunungan, benteng-benteng sampai
  banyak menara. Sebagai penguasa, ia pun tidak memilih berdiam diri
  saja di istana, melainkan ikut berperang melawan bani Amon. Hidupnya
  memang terbilang singkat-hanya 41 tahun-tetapi selama itu ia berbuah
  banyak bagi Allah. Kehadirannya di dunia ini benar-benar memberi
  dampak bagi pemerintahannya.



  Dari pengalaman David Brainerd dan raja Yotam, kita belajar bahwa
  yang penting bukan berapa lama kita hidup, melainkan bagaimana kita
  hidup. Apakah ada kualitasnya? Apakah ada manfaatnya bagi sesama?
  Apakah Allah dimuliakan melalui kita? Mari kita, berapa pun usia
  kita, memasuki tahun baru ini dengan semangat untuk hidup bagi
  kemuliaan-Nya! --Imelda Saputra /Renungan Harian

      UKURAN KEHIDUPAN BAGAIMANAPUN JUGA BUKAN BERAPA LAMANYA,
      MELAINKAN APA SUMBANGAN YANG DIBERIKAN. (CORRIE TEN BOOM)

e-RH Situs:                                  http://renunganharian.net
e-RH arsip web:        http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2015/01/01/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
                      https://www.facebook.com/groups/renungan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab:              http://alkitab.sabda.org/?2+Tawarikh+27:1-9

  2 Tawarikh 27:1-9

   1  Yotam berumur dua puluh lima tahun pada waktu ia menjadi raja
      dan enam belas tahun lamanya ia memerintah di Yerusalem. Nama
      ibunya ialah Yerusa, anak Zadok.
   2  Ia melakukan apa yang benar di mata TUHAN, tepat seperti yang
      dilakukan Uzia, ayahnya, hanya ia tidak memasuki Bait TUHAN.
      Tetapi rakyat masih saja melakukan hal yang merusak.
   3  Ia mendirikan Pintu Gerbang Tinggi di rumah TUHAN dan mengadakan
      banyak pembangunan pada tembok Ofel.
   4  Ia mendirikan juga kota-kota di pegunungan Yehuda dan
      benteng-benteng serta menara-menara di hutan-hutan.
   5  Ia berperang melawan raja bani Amon dan mengalahkannya, sehingga
      pada tahun itu juga bani Amon membayar kepadanya seratus talenta
      perak, sepuluh ribu kor gandum dan sepuluh ribu kor jelai. Juga
      pada tahun kedua dan ketiga bani Amon membawa upeti itu
      kepadanya.
   6  Yotam menjadi kuat, karena ia mengarahkan hidupnya kepada TUHAN,
      Allahnya.
   7  Selebihnya dari riwayat Yotam, segala peperangan dan tingkah
      langkahnya, sesungguhnya semuanya itu tertulis dalam kitab
      raja-raja Israel dan Yehuda.
   8  Ia berumur dua puluh lima tahun pada waktu ia menjadi raja dan
      enam belas tahun lamanya ia memerintah di Yerusalem.
   9  Kemudian Yotam mendapat perhentian bersama-sama nenek moyangnya,
      dan ia dikuburkan di kota Daud. Maka Ahas, anaknya, menjadi raja
      menggantikan dia.

Bacaan Alkitab Setahun:
        http://alkitab.sabda.org/?Kejadian+1-3
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Kejadian+1-3


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
                Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
          Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

 Diberkati? Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
     Donasi: Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

0 komentar:

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( =))

Posting Komentar

 
Namablogkamu is proudly powered by Blogger.com | Template by o-om.com