Jumat, 20 Februari 2015

Fwd: (e-RH) Februari 21 -- JANGAN KALAH CERDIK

. Jumat, 20 Februari 2015

---------- Pesan Terusan----------
Dari: "e-RH" <owner-i-kan-akar-renungan-harian@hub.xc.org>
Tanggal: 20 Feb 2015 23:24
Subjek: (e-RH) Februari 21 -- JANGAN KALAH CERDIK
Kepada: "e-RH" <i-kan-akar-renungan-harian@hub.xc.org>
Cc:

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                          e-Renungan Harian
     Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Sabtu, 21 Februari 2015
Bacaan : Lukas 16:1-9
Setahun: Bilangan 19-20
Nats: Lalu tuan itu memuji bendahara yang tidak jujur itu, karena ia
      telah bertindak dengan cerdik. Sebab anak-anak dunia ini lebih
      cerdik terhadap sesamanya daripada anak-anak terang. (Lukas
      16:8)

Judul:

                         JANGAN KALAH CERDIK

  Seorang hamba Tuhan bercerita bagaimana Tuhan memberinya ide untuk
  menjalin hubungan baik dengan sesama. Setiap kali berbelanja ke
  pasar, ia sengaja memberi uang lebih kepada tukang parkir yang
  bertugas di sana. Setelah beberapa kali menerima kebaikan, respons
  sang tukang parkir di luar dugaan. Ia memberikan perlakuan spesial
  pada sepeda motor hamba Tuhan setiap kali ia ke pasar. Ternyata,
  pemberian sederhana yang dilakukannya berdampak cukup signifikan!



  Berbicara mengenai menjalin hubungan baik dengan sesama, Yesus
  mengajarkan bahwa kita dapat menggunakan mamon. Kamus Alkitab
  mengartikannya sebagai harta benda dan kekayaan. Sayangnya, lebih
  banyak orang dunia yang mempraktikkan prinsip ini daripada anak-anak
  Tuhan. Yesus mengatakan, anak-anak dunia lebih cerdik daripada
  anak-anak terang. Tuhan tidak memerintahkan kita untuk bersahabat
  dengan mamon, tetapi menggunakan mamon untuk menjalin persahabatan.
  Mamon bersifat netral, tergantung pada siapa yang mengendalikannya.
  Mamon yang dipergunakan oleh orang yang bijak dengan cara yang
  tepat, akan menghasilkan manfaat maksimal.



  Memang, cara yang dipakai orang dunia dalam mempergunakan mamon
  terkadang tidak sesuai dengan kebenaran firman Tuhan. Justru di
  sinilah kesempatan bagi anak Tuhan untuk melakukan tindakan yang
  berbeda: mengikat persahabatan menggunakan mamon, tetapi dengan cara
  yang benar. Kita bisa meminta hikmat dari Tuhan untuk dapat
  menerapkan prinsip ini. Selamat menjalin persahabatan! --Go Hok Jin
  /Renungan Harian

            MAMON DAPAT DIJADIKAN SEBAGAI HAMBA YANG BAIK
               JIKA BERADA DI TANGAN ORANG YANG TEPAT.

e-RH Situs:                                  http://renunganharian.net
e-RH arsip web:        http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2015/02/21/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
                      https://www.facebook.com/groups/renungan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab:                   http://alkitab.sabda.org/?Lukas+16:1-9

  Lukas 16:1-9

   1  Dan Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: "Ada seorang kaya yang
      mempunyai seorang bendahara. Kepadanya disampaikan tuduhan,
      bahwa bendahara itu menghamburkan miliknya.
   2  Lalu ia memanggil bendahara itu dan berkata kepadanya: Apakah
      yang kudengar tentang engkau? Berilah pertanggungan jawab atas
      urusanmu, sebab engkau tidak boleh lagi bekerja sebagai
      bendahara.
   3  Kata bendahara itu di dalam hatinya: Apakah yang harus aku
      perbuat? Tuanku memecat aku dari jabatanku sebagai bendahara.
      Mencangkul aku tidak dapat, mengemis aku malu.
   4  Aku tahu apa yang akan aku perbuat, supaya apabila aku dipecat
      dari jabatanku sebagai bendahara, ada orang yang akan menampung
      aku di rumah mereka.
   5  Lalu ia memanggil seorang demi seorang yang berhutang kepada
      tuannya. Katanya kepada yang pertama: Berapakah hutangmu kepada
      tuanku?
   6  Jawab orang itu: Seratus tempayan minyak. Lalu katanya kepada
      orang itu: Inilah surat hutangmu, duduklah dan buat surat hutang
      lain sekarang juga: Lima puluh tempayan.
   7  Kemudian ia berkata kepada yang kedua: Dan berapakah hutangmu?
      Jawab orang itu: Seratus pikul gandum. Katanya kepada orang itu:
      Inilah surat hutangmu, buatlah surat hutang lain: Delapan puluh
      pikul.
   8  Lalu tuan itu memuji bendahara yang tidak jujur itu, karena ia
      telah bertindak dengan cerdik. Sebab anak-anak dunia ini lebih
      cerdik terhadap sesamanya dari pada anak-anak terang.
   9  Dan Aku berkata kepadamu: Ikatlah persahabatan dengan
      mempergunakan Mamon yang tidak jujur, supaya jika Mamon itu
      tidak dapat menolong lagi, kamu diterima di dalam kemah abadi."

Bacaan Alkitab Setahun:
        http://alkitab.sabda.org/?Bilangan+19-20
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Bilangan+19-20


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
                Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
          Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

 Diberkati? Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
     Donasi: Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

0 komentar:

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( =))

Posting Komentar

 
Namablogkamu is proudly powered by Blogger.com | Template by o-om.com