Kamis, 08 Agustus 2013

DITEMUKAN KEMBALI

. Kamis, 08 Agustus 2013
0 komentar

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++ ++++++++++++++++++++++++++++++++ e-Renungan Harian Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus ++++++++++++++++++++++++++++++ +++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA Tanggal: Rabu, 7 Agustus 2013 Bacaan : 2 Raja-raja 22:1-10 Setahun: Yesaya 32-37 Nats: Segera sesudah raja mendengar perkataan kitab Taurat itu, dikoyakkannyalah pakaiannya. (2 Raja-raja 22:11)
Judul:
DITEMUKAN KEMBALI
Jalan Al Mutanabbi di kota Baghdad, Irak, meninggalkan kesan istimewa di hati Mohsen. Pada 2003 pemuda ini menemukan sebuah Alkitab di situ. Ia mempelajari kitab itu dengan tekun hingga berlangsunglah penyerahan dirinya kepada Yesus. Kisah penemuan ituberikut perjumpaannya dengan Yesusmasih kerap mengudara hingga kini melalui siaran radio Kristen tempat Mohsen bekerja.
Dalam sejarah iman Kristen tak jarang pertobatan seseorang terjadi akibat "pertemuan langsung" dengan Alkitab. Seakan-akan Alkitab "berjalan sendiri" menjumpainya untuk disapa. Alkitab seperti "membiarkan dirinya ditemukan" oleh jiwa yang sedang haus akan kebenaran. Ada yang tersapa olehnya di dalam penjara. Ada yang tersentuh waktu membaca ayat yang tertera pada sobekan kertas bekas pembungkus petasan. Ada yang sujud menangis saat membacanya kembali setelah kitab itu tersimpan dalam kopor selama masa tiga belas tahun ia meninggalkan Tuhan. Masih banyak lagi.
Kebangunan iman berlangsung seiring dengan "ditemukannya kembali" Kitab Suci yang telah lama tergeser dan tercecer. Pada masa pemerintahan Yosia, kerajaan Yehuda mengalaminya. Pembaruan besar-besaran dalam kehidupan iman umat dimulai dari penemuan kembali kitab Taurat ketika Bait Suci sedang diperbaiki. Taurat ditemukan, pintu tobat dibukakan. Alkitab adalah sumber inspirasi dan motivasi yang membangkitkan iman. Jika Alkitab ada di tangan Andatanpa perlu susah-susah ditemukan jangan disiasiakan! Bacalah. Renungilah. Tekunilah. Hidupilah. --Pipi A. Dhali
ORANG KRISTEN YANG BERMURAH HATI SEDANG MEMANCARKAN KEPADA DUNIA KARAKTER BAPANYA YANG MURAH HATI.
e-RH Situs: http://renunganharian.net e-RH arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2013/08/07/++++++++++++++++++++++++++++++ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Diskusi renungan ini di Facebook: http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d= 2013/08/07/++++++++++++++++++++++++++++++ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?2+Raja-raja+22:1-10
2 Raja-raja 22:1-10
1 Yosia berumur delapan tahun pada waktu ia menjadi raja dan tiga puluh satu tahun lamanya ia memerintah di Yerusalem. Nama ibunya ialah Yedida binti Adaya, dari Bozkat. 2 Ia melakukan apa yang benar di mata TUHAN dan hidup sama seperti Daud, bapa leluhurnya, dan tidak menyimpang ke kanan atau ke kiri. 3 Dalam tahun yang kedelapan belas zaman raja Yosia maka raja menyuruh Safan bin Azalya bin Mesulam, panitera itu, ke rumah TUHAN, katanya: 4 "Pergilah kepada imam besar Hilkia; suruhlah ia menyerahkan seluruh uang yang telah dibawa ke dalam rumah TUHAN yang telah dikumpulkan dari pihak rakyat oleh penjaga-penjaga pintu; 5 baiklah itu diberikan mereka ke tangan para pekerja yang diangkat untuk mengawasi rumah TUHAN, supaya diberikan kepada tukang-tukang yang ada di rumah TUHAN untuk memperbaiki kerusakan rumah itu, 6 yaitu kepada tukang-tukang kayu, tukang-tukang bangunan dan tukang-tukang tembok, juga bagi pembelian kayu dan batu pahat untuk memperbaiki rumah itu. 7 Tetapi tidak usahlah mengadakan perhitungan dengan mereka mengenai uang yang diberikan ke tangan mereka, sebab mereka bekerja dengan jujur." 8 Berkatalah imam besar Hilkia, kepada Safan, panitera itu: "Telah kutemukan kitab Taurat itu di rumah TUHAN!" Lalu Hilkia memberikan kitab itu kepada Safan, dan Safan terus membacanya. 9 Kemudian Safan, panitera itu, masuk menghadap raja, disampaikannyalah kabar tentang itu kepada raja: "Hamba-hambamu ini telah mengambil seluruh uang yang terdapat di rumah TUHAN dan memberikannya ke tangan para pekerja yang diangkat mengawasi rumah itu." 10 Safan, panitera itu, memberitahukan juga kepada raja: "Imam Hilkia telah memberikan kitab kepadaku," lalu Safan membacakannya di depan raja.
Bacaan Alkitab Setahun: http://alkitab.sabda.org/?Yesaya+32-37 Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Yesaya+32-37
e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++ +++++++++++++++++++++++++++ YLSA Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria
Diberkati? Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria. Donasi: Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

Klik disini untuk melanjutkan »»

ALLAH YANG DERMAWAN

.
0 komentar

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++ ++++++++++++++++++++++++++++++++ e-Renungan Harian Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus ++++++++++++++++++++++++++++++ +++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA Tanggal: Selasa, 6 Agustus 2013 Bacaan : Matius 20:1-16 Setahun: Yesaya 27-31 Nats: Tidakkah aku bebas mempergunakan milikku menurut kehendak hatiku? Atau iri hatikah engkau, karena aku murah hati? (Matius 20:15)
Judul:
ALLAH YANG DERMAWAN
Salah satu alasan mengapa saya sangat bersyukur sebagai umat Allah adalah karena saya menyembah Allah yang murah hati. Bagi saya secara pribadi, rasanya tidak ada Allah yang begitu murah hati kepada umat-Nya selain Bapa Surgawi yang kita kenal di dalam nama Yesus. Melalui perumpamaan tentang orang upahan di kebun anggur, kita akan belajar mengenai kemurahan hati Allah kita.
Dalam perumpamaan tersebut, diceritakan adanya masalah ketika para pekerja menerima pembagian upah atas hasil kerja mereka. Mereka yang bekerja lebih dahulu merasa keberatan karena upah mereka sama dengan pekerja yang hanya bekerja selama satu jam. Namun, pemilik kebun anggur menegaskan bahwa ia bukan berlaku tidak adil dalam hal ini karena sebelumnya mereka sudah sepakat menerima upah satu dinar sehari. Kemurahan hatinya itu, yang sukar dipahami oleh para pekerja yang terdahulu, tentulah sangat disyukuri oleh pekerja terakhir yang hanya satu jam berkeringat.
Berbicara mengenai sifat Allah yang murah hati, Alkitab juga mencatat bahwa Allah kita menerbitkan matahari bagi orang jahat dan orang baik. Dia juga menurunkan hujan bagi orang benar maupun orang yang tidak benar (band. Mat. 5:45). Kasih di dalam diri-Nya membuat Allah bermurah hati terhadap ciptaan-Nya.
Jika Allah begitu murah hati terhadap ciptaan-Nya, seyogyanya umat-Nya juga menerapkan gaya hidup murah hati dalam hidup keseharian. Biarlah dunia melihat bahwa Allah kita murah hati melalui perbuatan kita. Mari bermurah hati! --Widodo Surya Putra
ORANG KRISTEN YANG BERMURAH HATI SEDANG MEMANCARKAN KEPADA DUNIA KARAKTER BAPANYA YANG MURAH HATI.
e-RH Situs: http://renunganharian.net e-RH arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2013/08/06/++++++++++++++++++++++++++++++ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Diskusi renungan ini di Facebook: http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php? d=2013/08/06/++++++++++++++++++++++++++++++ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Matius+20:1-16
Matius 20:1-16
1 "Adapun hal Kerajaan Sorga sama seperti seorang tuan rumah yang pagi-pagi benar keluar mencari pekerja-pekerja untuk kebun anggurnya. 2 Setelah ia sepakat dengan pekerja-pekerja itu mengenai upah sedinar sehari, ia menyuruh mereka ke kebun anggurnya. 3 Kira-kira pukul sembilan pagi ia keluar pula dan dilihatnya ada lagi orang-orang lain menganggur di pasar. 4 Katanya kepada mereka: Pergi jugalah kamu ke kebun anggurku dan apa yang pantas akan kuberikan kepadamu. Dan merekapun pergi. 5 Kira-kira pukul dua belas dan pukul tiga petang ia keluar pula dan melakukan sama seperti tadi. 6 Kira-kira pukul lima petang ia keluar lagi dan mendapati orang-orang lain pula, lalu katanya kepada mereka: Mengapa kamu menganggur saja di sini sepanjang hari? 7 Kata mereka kepadanya: Karena tidak ada orang mengupah kami. Katanya kepada mereka: Pergi jugalah kamu ke kebun anggurku. 8 Ketika hari malam tuan itu berkata kepada mandurnya: Panggillah pekerja-pekerja itu dan bayarkan upah mereka, mulai dengan mereka yang masuk terakhir hingga mereka yang masuk terdahulu. 9 Maka datanglah mereka yang mulai bekerja kira-kira pukul lima dan mereka menerima masing-masing satu dinar. 10 Kemudian datanglah mereka yang masuk terdahulu, sangkanya akan mendapat lebih banyak, tetapi merekapun menerima masing-masing satu dinar juga. 11 Ketika mereka menerimanya, mereka bersungut-sungut kepada tuan itu, 12 katanya: Mereka yang masuk terakhir ini hanya bekerja satu jam dan engkau menyamakan mereka dengan kami yang sehari suntuk bekerja berat dan menanggung panas terik matahari. 13 Tetapi tuan itu menjawab seorang dari mereka: Saudara, aku tidak berlaku tidak adil terhadap engkau. Bukankah kita telah sepakat sedinar sehari? 14 Ambillah bagianmu dan pergilah; aku mau memberikan kepada orang yang masuk terakhir ini sama seperti kepadamu. 15 Tidakkah aku bebas mempergunakan milikku menurut kehendak hatiku? Atau iri hatikah engkau, karena aku murah hati? 16 Demikianlah orang yang terakhir akan menjadi yang terdahulu dan yang terdahulu akan menjadi yang terakhir."
Bacaan Alkitab Setahun: http://alkitab.sabda.org/?Yesaya+27-31 Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Yesaya+27-31
e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++ +++++++++++++++++++++++++++ YLSA Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria
Diberkati? Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria. Donasi: Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

Klik disini untuk melanjutkan »»

Sabtu, 03 Agustus 2013

EGOIS

. Sabtu, 03 Agustus 2013
0 komentar

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++ ++++++++++++++++++++++++++++++++ e-Renungan Harian Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus ++++++++++++++++++++++++++++++ +++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA Tanggal: Minggu, 4 Agustus 2013 Bacaan : 1 Raja-raja 13:11-25 Setahun: Yesaya 15-21 Nats: Tetapi ia berbohong kepadanya. (1 Raja-raja 13:18)
Judul:
EGOIS
Pria itu menyatakan perasaan sesal yang tak pernah enyah dari kehidupannya. Bahkan kerap mengusik tidurnya. Mengapa? Di kala muda ia pernah mencelakakan kawannya hingga tewas. Ia membujuk kawannya itu untuk bermain ski, padahal sebenarnya ia belum terampil melakukannya. Namun, ia berbohong dengan mengatakan bahwa main ski itu mudah sekali. Kawannya percaya, lalu mencoba tanpa bekal keterampilan yang memadai. Di medan yang berbahaya ia tergelincir. Sungguh fatal, tulang lehernya patah.
Kitab Raja-raja memberikan kesaksian betapa firman Tuhan itu "ya dan amin". Apabila nubuat dan perintah telah diucapkan oleh nabi utusan-Nya, kebenarannya tak dapat disangkal atau ditentang oleh siapa pun. Baik oleh raja yang berkuasa maupun oleh nabi-Nya sendiri. Raja Yerobeam tak kuasa melawan (1 Raja-raja 13:4). Nabi utusan-Nya pun tak boleh melanggar. Itulah yang dialami oleh "abdi Allah yang datang dari Yehuda" dalam bacaan kita. Namun, sebenarnya pelanggaran yang berakibat fatal itu akibat keegoisan seorang nabi senior. Demi memenuhi sekadar keinginan untuk ditemani, ia berbohong. Bohong yang menghadirkan celaka kepada yuniornya yang lugu itu.
Kebohongan --baik yang serius maupun yang kecil sepele--harus diwaspadai. Terutama bohong yang lahir dari keinginan egois demi memenuhi kepentingan dan keuntungan sendiri. Selain bisa merugikan diri sendiri, orang lain pun bisa celaka karenanya. Termasuk orang yang kita sayangi. Dan apabila hal itu terjadi, betapa menyesalnya hati ini. --Pipi A. Dhali
OLEH FIRMAN-NYA, TUHAN BISA MEMBUAT SESUATU DARI YANG TIDAK ADA. OLEH FIRMAN-NYA, TUHAN BISA MENGUBAH KEBERADAAN KITA.
e-RH Situs: http://renunganharian.net e-RH arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2013/08/04/++++++++++++++++++++++++++++++ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Diskusi renungan ini di Facebook: http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php? d=2013/08/04/++++++++++++++++++++++++++++++ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?1+Raja-raja+13:11-25
1 Raja-raja 13:11-25
11 Di Betel diam seorang nabi tua. Anak-anaknya datang menceritakan kepadanya segala perbuatan yang dilakukan abdi Allah pada hari itu di Betel. Mereka menceriterakan juga kepada ayah mereka perkataan yang dikatakannya kepada raja. 12 Kemudian ayah mereka bertanya: "Dari jalan manakah ia pergi?" Lalu anak-anaknya menunjukkan kepadanya jalan yang diambil abdi Allah yang datang dari Yehuda itu. 13 Ia berkata kepada anak-anaknya: "Pelanai keledai bagiku!" Mereka memelanai keledai baginya, lalu ia menunggangnya 14 dan pergi mengikuti abdi Allah itu dan mendapatinya duduk di bawah sebuah pohon besar. Ia bertanya kepadanya: "Engkaukah abdi Allah yang telah datang dari Yehuda?" Jawabnya: "Ya, akulah itu." 15 Katanya kepadanya: "Marilah bersama-sama aku ke rumah untuk makan roti." 16 Tetapi jawabnya: "Aku tidak dapat kembali bersama-sama engkau dan singgah kepadamu; aku tidak dapat makan roti atau minum air bersama-sama engkau di tempat ini, 17 sebab telah diperintahkan kepadaku atas firman TUHAN: Jangan makan roti atau minum air di sana. Jangan berjalan pulang melalui jalan yang telah kauambil itu." 18 Lalu jawabnya kepadanya: "Akupun seorang nabi juga seperti engkau, dan atas perintah TUHAN seorang malaikat telah berkata kepadaku: Bawa dia pulang bersama-sama engkau ke rumahmu, supaya ia makan roti dan minum air." Tetapi ia berbohong kepadanya. 19 Kemudian orang itu kembali bersama-sama dia, lalu makan roti dan minum air di rumahnya. 20 Sedang mereka duduk menghadapi meja, datanglah firman TUHAN kepada nabi yang telah membawa dia pulang. 21 Ia berseru kepada abdi Allah yang telah datang dari Yehuda: "Beginilah firman TUHAN: Karena engkau telah memberontak terhadap titah TUHAN dan tidak berpegang pada segala perintah yang diperintahkan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu, 22 tetapi kembali dan makan roti dan minum air di tempat ini walaupun Ia telah berfirman kepadamu: Jangan makan roti atau minum air, --maka mayatmu tidak akan masuk ke dalam kubur nenek moyangmu." 23 Setelah orang itu makan roti dan minum air, dipelanailah keledai baginya. 24 Orang itu pergi, tetapi di tengah jalan ia diserang seekor singa dan mati diterkam. Mayatnya tercampak di jalan dan keledai itu berdiri di sampingnya; singa itupun berdiri di samping mayat itu. 25 Orang-orang yang lewat melihat mayat itu tercampak di jalan dan singa berdiri di sampingnya. Dan mereka menceriterakannya di kota tempat kediaman nabi tua itu.
Bacaan Alkitab Setahun: http://alkitab.sabda.org/?Yesaya+15-21 Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Yesaya+15-21
e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++ +++++++++++++++++++++++++++ YLSA Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria
Diberkati? Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria. Donasi: Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

Klik disini untuk melanjutkan »»

Jumat, 02 Agustus 2013

FIRMAN YANG HIDUP

. Jumat, 02 Agustus 2013
0 komentar

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++ ++++++++++++++++++++++++++++++++ e-Renungan Harian Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus ++++++++++++++++++++++++++++++ +++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA Tanggal: Sabtu, 3 Agustus 2013 Bacaan : Ibrani 4 Setahun: Yesaya 10-14 Nats: Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam daripada pedang bermata dua mana pun. (Ibrani 4:12)
Judul:
FIRMAN YANG HIDUP
Konon, seorang pria mengajukan permintaan untuk memperoleh Alkitab dari The Gideons. Menurutnya, kertas Alkitab itu sangat cocok dan sempurna untuk dipakai melinting tembakaunya. Lembaga itu meluluskan permintaannya. Pria tadi pun benar-benar memakai kertas buku itu untuk merokok. Namun sebelum melinting tembakau, ia selalu membaca lembaran yang akan dipakainya -- bagian depan dan belakang. Begitulah, si pria terus memakai lembaran kitab Matius, Markus, Lukas, dan Yohanes. Sampai akhirnya, ia membaca Yohanes 3:16, berhenti lama di situ, dan menyerahkan hatinya kepada Kristus.
Kisah humor di situs Sermon Central ini menggambarkan bahwa Alkitab itu bukan buku biasa. Ya, sumber penulisannya bukan hikmat manusia, melainkan hikmat Allah sendiri. Alkitab bukan kumpulan ajaran manusia, melainkan kebenaran Allah. Maka, bagi setiap orang yang mau percaya, kuasa firman Allah akan sanggup menyelamatkannya. Benar, firman Allah itu berkuasa. Penulis kitab Ibrani menyebutnya hidup dan kuat. Karena itu, firman Allah sanggup mengubahkan hidup seseorang -- bahkan membuatnya berbalik dari hidupnya yang lama, dan menerima hidup baru yang dianugerahkan Allah!
Peganglah hal ini: bahwa Firman Allah itu hidup dan berkuasa. Bacalah dengan setia. Pelajarilah dengan hati terbuka. Alamilah hubungan yang hidup dengan Firman itu. Izinkan Tuhan membentuk ulang sisi-sisi hidup kita sesuai dengan firman-Nya. Mengubahkan hidup kita. Bahkan menjadi benar-benar baru, seperti yang Dia mau. --Agustina Wijayani
OLEH FIRMAN-NYA, TUHAN BISA MEMBUAT SESUATU DARI YANG TIDAK ADA. OLEH FIRMAN-NYA, TUHAN BISA MENGUBAH KEBERADAAN KITA.
e-RH Situs: http://renunganharian.net e-RH arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2013/08/03/++++++++++++++++++++++++++++++ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Diskusi renungan ini di Facebook: http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php? d=2013/08/03/++++++++++++++++++++++++++++++ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Ibrani+4
Ibrani 4
1 Sebab itu, baiklah kita waspada, supaya jangan ada seorang di antara kamu yang dianggap ketinggalan, sekalipun janji akan masuk ke dalam perhentian-Nya masih berlaku. 2 Karena kepada kita diberitakan juga kabar kesukaan sama seperti kepada mereka, tetapi firman pemberitaan itu tidak berguna bagi mereka, karena tidak bertumbuh bersama-sama oleh iman dengan mereka yang mendengarnya. 3 Sebab kita yang beriman, akan masuk ke tempat perhentian seperti yang Ia katakan: "Sehingga Aku bersumpah dalam murka-Ku: Mereka takkan masuk ke tempat perhentian-Ku," sekalipun pekerjaan-Nya sudah selesai sejak dunia dijadikan. 4 Sebab tentang hari ketujuh pernah dikatakan di dalam suatu nas: "Dan Allah berhenti pada hari ketujuh dari segala pekerjaan-Nya." 5 Dan dalam nas itu kita baca: "Mereka takkan masuk ke tempat perhentian-Ku." 6 Jadi sudah jelas, bahwa ada sejumlah orang akan masuk ke tempat perhentian itu, sedangkan mereka yang kepadanya lebih dahulu diberitakan kabar kesukaan itu, tidak masuk karena ketidaktaatan mereka. 7 Sebab itu Ia menetapkan pula suatu hari, yaitu "hari ini", ketika Ia setelah sekian lama berfirman dengan perantaraan Daud seperti dikatakan di atas: "Pada hari ini, jika kamu mendengar suara-Nya, janganlah keraskan hatimu!" 8 Sebab, andaikata Yosua telah membawa mereka masuk ke tempat perhentian, pasti Allah tidak akan berkata-kata kemudian tentang suatu hari lain. 9 Jadi masih tersedia suatu hari perhentian, hari ketujuh, bagi umat Allah. 10 Sebab barangsiapa telah masuk ke tempat perhentian-Nya, ia sendiri telah berhenti dari segala pekerjaannya, sama seperti Allah berhenti dari pekerjaan-Nya. 11 Karena itu baiklah kita berusaha untuk masuk ke dalam perhentian itu, supaya jangan seorangpun jatuh karena mengikuti contoh ketidaktaatan itu juga. 12 Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita. 13 Dan tidak ada suatu makhlukpun yang tersembunyi di hadapan-Nya, sebab segala sesuatu telanjang dan terbuka di depan mata Dia, yang kepada-Nya kita harus memberikan pertanggungan jawab. 14 Karena kita sekarang mempunyai Imam Besar Agung, yang telah melintasi semua langit, yaitu Yesus, Anak Allah, baiklah kita teguh berpegang pada pengakuan iman kita. 15 Sebab Imam Besar yang kita punya, bukanlah imam besar yang tidak dapat turut merasakan kelemahan-kelemahan kita, sebaliknya sama dengan kita, Ia telah dicobai, hanya tidak berbuat dosa. 16 Sebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan kita pada waktunya.
Bacaan Alkitab Setahun: http://alkitab.sabda.org/?Yesaya+10-14 Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Yesaya+10-14
e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++ +++++++++++++++++++++++++++ YLSA Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria
Diberkati? Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria. Donasi: Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

Klik disini untuk melanjutkan »»

Hagar dan Ismael

.
0 komentar

Kejadian 16:1-16
1. Adapun Sarai, isteri Abram itu, tidak beranak. Ia mempunyai seorang hamba perempuan, orang Mesir, Hagar namanya.
2. Berkatalah Sarai kepada Abram: "Engkau tahu, TUHAN tidak memberi aku melahirkan anak. Karena itu baiklah hampiri hambaku itu; mungkin oleh dialah aku dapat memperoleh seorang anak." Dan Abram mendengarkan perkataan Sarai.
3. Jadi Sarai, isteri Abram itu, mengambil Hagar, hambanya, orang Mesir itu, --yakni ketika Abram telah sepuluh tahun tinggal di tanah Kanaan--,lalu memberikannya kepada Abram, suaminya, untuk menjadi isterinya.
4. Abram menghampiri Hagar, lalu mengandunglah perempuan itu. Ketika Hagar tahu, bahwa ia mengandung, maka ia memandang rendah akan nyonyanya itu.
5. Lalu berkatalah Sarai kepada Abram: "Penghinaan yang kuderita ini adalah tanggung jawabmu; akulah yang memberikan hambaku ke pangkuanmu, tetapi baru saja ia tahu, bahwa ia mengandung, ia memandang rendah akan aku; TUHAN kiranya yang menjadi Hakim antara aku dan engkau."
6. Kata Abram kepada Sarai: "Hambamu itu di bawah kekuasaanmu; perbuatlah kepadanya apa yang kaupandang baik." Lalu Sarai menindas Hagar, sehingga ia lari meninggalkannya.
7. Lalu Malaikat TUHAN menjumpainya dekat suatu mata air di padang gurun, yakni dekat mata air di jalan ke Syur.
8. Katanya: "Hagar, hamba Sarai, dari manakah datangmu dan ke manakah pergimu?" Jawabnya: "Aku lari meninggalkan Sarai, nyonyaku."
9. Lalu kata Malaikat TUHAN itu kepadanya: "Kembalilah kepada nyonyamu, biarkanlah engkau ditindas di bawah kekuasaannya."
10. Lagi kata Malaikat TUHAN itu kepadanya: "Aku akan membuat sangat banyak keturunanmu, sehingga tidak dapat dihitung karena banyaknya."
11. Selanjutnya kata Malaikat TUHAN itu kepadanya: "Engkau mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan akan menamainya Ismael, sebab TUHAN telah mendengar tentang penindasan atasmu itu.
12. Seorang laki-laki yang lakunya seperti keledai liar, demikianlah nanti anak itu; tangannya akan melawan tiap-tiap orang dan tangan tiap-tiap orang akan melawan dia, dan di tempat kediamannya ia akan menentang semua saudaranya."
13. Kemudian Hagar menamakan TUHAN yang telah berfirman kepadanya itu dengan sebutan: "Engkaulah El-Roi." Sebab katanya: "Bukankah di sini kulihat Dia yang telah melihat aku?"
14. Sebab itu sumur tadi disebutkan orang: sumur Lahai-Roi; letaknya antara Kadesh dan Bered.
15. Lalu Hagar melahirkan seorang anak laki-laki bagi Abram dan Abram menamai anak yang dilahirkan Hagar itu Ismael.
16. Abram berumur delapan puluh enam tahun, ketika Hagar melahirkan Ismael baginya.

Klik disini untuk melanjutkan »»

Kamis, 01 Agustus 2013

TIDAK TAHU

. Kamis, 01 Agustus 2013
0 komentar

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++ ++++++++++++++++++++++++++++++++ e-Renungan Harian Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus ++++++++++++++++++++++++++++++ +++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA Tanggal: Jumat, 2 Agustus 2013 Bacaan : Zakharia 4:1-14 Setahun: Yesaya 5-9 Nats: Ia menjawab aku: "Tidakkah engkau tahu, apa arti semuanya ini?" Jawabku: "Tidak, tuanku!" (Zakharia 4:13)
Judul:
TIDAK TAHU
Buku Derek Williams, One in a Million, memuat kisah Bob. Pria ini tahu cerita tentang Yesus, kematian, dan kebangkitan-Nya. Ia membaca buku-buku yang mengupas hal itu, namun logikanya menolak percaya bahwa manusia dapat bangkit dari kematian. Pada 1984, ia bertemu langsung dengan penginjil terkenal, Billy Graham. Bob mengaku terkesan ketika Billy Graham mengaku bahwa banyak pertanyaan yang tidak ia ketahui jawabannya, sama seperti dirinya! "Kalau Billy Graham saja tidak tahu semua hal tentang kekristenan, kenapa aku harus tahu semuanya dulu baru percaya?" pikirnya. Bob pun akhirnya memutuskan untuk menerima Yesus.
Ketidaktahuan adalah hal yang lumrah. Bukan hanya Bob dan Billy Graham, bahkan nabi Zakharia pun tidak mengerti banyak hal. Dalam perikop hari ini, ia dua kali mengaku tidak mengerti tentang penglihatan yang ia alami dan meminta penjelasan. Dalam perikop sebelum dan sesudahnya, kita juga menemukan pengakuan serupa. Sebagai buah dari kejujurannya ini, malaikat memberitahukan makna penglihatan tersebut. Zakharia kemudian mampu menyampaikan pesan Tuhan kepada bangsa Israel.
Sebagai manusia yang terbatas, kita tidak mungkin mengerti segala hal. Baik itu soal Kekristenan, ilmu pengetahuan, maupun kehidupan. Otak dan akses kita terhadap informasi terbatas. Karena itu, tidak perlulah kita menutup-nutupi ketidaktahuan tersebut dengan bersikap sok tahu. Lebih baik, dengan rendah hati kita mengakuinya dan meminta penjelasan supaya jadi mengerti. --Alison Subiantoro
LEBIH BAIK MENGAKU TIDAK TAHU SUPAYA MENJADI TAHU DARIPADA SOK TAHU DAN TIDAK PERNAH TAHU.
e-RH Situs: http://renunganharian.net e-RH arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2013/08/02/++++++++++++++++++++++++++++++ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Diskusi renungan ini di Facebook: http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php? d=2013/08/02/++++++++++++++++++++++++++++++ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Zakharia+4:1-14
Zakharia 4:1-14
1 Datanglah kembali malaikat yang berbicara dengan aku itu, lalu dibangunkannyalah aku seperti seorang yang dibangunkan dari tidurnya. 2 Maka berkatalah ia kepadaku: "Apa yang engkau lihat?" Jawabku: "Aku melihat: tampak sebuah kandil, dari emas seluruhnya, dan tempat minyaknya di bagian atasnya; kandil itu ada tujuh pelitanya dan ada tujuh corot pada masing-masing pelita yang ada di bagian atasnya itu. 3 Dan pohon zaitun ada terukir padanya, satu di sebelah kanan tempat minyak itu dan satu di sebelah kirinya." 4 Lalu berbicaralah aku, kataku kepada malaikat yang berbicara dengan aku itu: "Apakah arti semuanya ini, tuanku?" 5 Maka berbicaralah malaikat yang berbicara dengan aku itu, katanya kepadaku: "Tidakkah engkau tahu, apa arti semuanya ini?" Jawabku: "Tidak, tuanku!" 6 Maka berbicaralah ia, katanya: "Inilah firman TUHAN kepada Zerubabel bunyinya: Bukan dengan keperkasaan dan bukan dengan kekuatan, melainkan dengan roh-Ku, firman TUHAN semesta alam. 7 Siapakah engkau, gunung yang besar? Di depan Zerubabel engkau menjadi tanah rata. Ia akan mengangkat batu utama, sedang orang bersorak: Bagus! Bagus sekali batu itu!" 8 Kemudian datanglah firman TUHAN kepadaku, demikian: 9 "Tangan Zerubabel telah meletakkan dasar Rumah ini, dan tangannya juga akan menyelesaikannya. Maka kamu akan mengetahui, bahwa TUHAN semesta alam yang mengutus aku kepadamu. 10 Sebab siapa yang memandang hina hari peristiwa-peristiwa yang kecil, mereka akan bersukaria melihat batu pilihan di tangan Zerubabel. Yang tujuh ini adalah mata TUHAN, yang menjelajah seluruh bumi." 11 Lalu berbicaralah aku kepadanya: "Apakah arti kedua pohon zaitun yang di sebelah kanan dan di sebelah kiri kandil ini?" 12 Untuk kedua kalinya berbicaralah aku kepadanya: "Apakah arti kedua dahan pohon zaitun yang di samping kedua pipa emas yang menyalurkan cairan emas dari atasnya itu?" 13 Ia menjawab aku: "Tidakkah engkau tahu, apa arti semuanya ini?" Jawabku: "Tidak, tuanku!" 14 Lalu ia berkata: "Inilah kedua orang yang diurapi yang berdiri di dekat Tuhan seluruh bumi!"
Bacaan Alkitab Setahun: http://alkitab.sabda.org/?Yesaya+5-9 Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Yesaya+5-9
e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++ +++++++++++++++++++++++++++ YLSA Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria
Diberkati? Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria. Donasi: Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

Klik disini untuk melanjutkan »»

Perjanjian Allah dengan Abram: Janji tentang keturunannya.

.
0 komentar

Kejadian 15:1-21
1. Kemudian datanglah firman TUHAN kepada Abram dalam suatu penglihatan: "Janganlah takut, Abram, Akulah perisaimu; upahmu akan sangat besar."
2. Abram menjawab: "Ya Tuhan ALLAH, apakah yang akan Engkau berikan kepadaku, karena aku akan meninggal dengan tidak mempunyai anak, dan yang akan mewarisi rumahku ialah Eliezer, orang Damsyik itu."
3. Lagi kata Abram: "Engkau tidak memberikan kepadaku keturunan, sehingga seorang hambaku nanti menjadi ahli warisku."
4. Tetapi datanglah firman TUHAN kepadanya, demikian: "Orang ini tidak akan menjadi ahli warismu, melainkan anak kandungmu, dialah yang akan menjadi ahli warismu."
5. Lalu TUHAN membawa Abram ke luar serta berfirman: "Coba lihat ke langit, hitunglah bintang-bintang, jika engkau dapat menghitungnya." Maka firman-Nya kepadanya: "Demikianlah banyaknya nanti keturunanmu."
6. Lalu percayalah Abram kepada TUHAN, maka TUHAN memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran.
7. Lagi firman TUHAN kepadanya: "Akulah TUHAN, yang membawa engkau keluar dari Ur-Kasdim untuk memberikan negeri ini kepadamu menjadi milikmu."
8. Kata Abram: "Ya Tuhan ALLAH, dari manakah aku tahu, bahwa aku akan memilikinya?"
9. Firman TUHAN kepadanya: "Ambillah bagi-Ku seekor lembu betina berumur tiga tahun, seekor kambing betina berumur tiga tahun, seekor domba jantan berumur tiga tahun, seekor burung tekukur dan seekor anak burung merpati."
10. Diambilnyalah semuanya itu bagi TUHAN, dipotong dua, lalu diletakkannya bagian-bagian itu yang satu di samping yang lain, tetapi burung-burung itu tidak dipotong dua.
11. Ketika burung-burung buas hinggap pada daging binatang-binatang itu, maka Abram mengusirnya.
12. Menjelang matahari terbenam, tertidurlah Abram dengan nyenyak. Lalu turunlah meliputinya gelap gulita yang mengerikan.
13. Firman TUHAN kepada Abram: "Ketahuilah dengan sesungguhnya bahwa keturunanmu akan menjadi orang asing dalam suatu negeri, yang bukan kepunyaan mereka, dan bahwa mereka akan diperbudak dan dianiaya, empat ratus tahun lamanya.
14. Tetapi bangsa yang akan memperbudak mereka, akan Kuhukum, dan sesudah itu mereka akan keluar dengan membawa harta benda yang banyak.
15. Tetapi engkau akan pergi kepada nenek moyangmu dengan sejahtera; engkau akan dikuburkan pada waktu telah putih rambutmu.
16. Tetapi keturunan yang keempat akan kembali ke sini, sebab sebelum itu kedurjanaan orang Amori itu belum genap."
17. Ketika matahari telah terbenam, dan hari menjadi gelap, maka kelihatanlah perapian yang berasap beserta suluh yang berapi lewat di antara potongan-potongan daging itu.
18. Pada hari itulah TUHAN mengadakan perjanjian dengan Abram serta berfirman: "Kepada keturunanmulah Kuberikan negeri ini, mulai dari sungai Mesir sampai ke sungai yang besar itu, sungai Efrat:
19. yakni tanah orang Keni, orang Kenas, orang Kadmon,
20. orang Het, orang Feris, orang Refaim,
21. orang Amori, orang Kanaan, orang Girgasi dan orang Yebus itu."

Klik disini untuk melanjutkan »»
 
Namablogkamu is proudly powered by Blogger.com | Template by o-om.com